Home
 

 

Yang Baru di Kids 3 Tips

Bookmark and Share

Ketahui dan Atasi Kebohongan Anak

Anak-anak memiliki perilaku yang kadang susah diprediksi. Salah satu yang sering dilakukan adalah berbohong.  Namun, jangan sampai cara kita sebagai orang tua dalam menyiasati kebohongan anak malah berakibat buruk. Pada prinsipnya, ketika kita mengetahui seorang anak berbohong, segeralah koreksi perilakunya agar tidak menjadi kebiasaan.

Jangan pernah langsung menuduh anak telah berbohong meski Anda mengetahui dia telah melakukannya. Menginterogasi secara langsung akan membuat anak bingung dan merasa terancam. Efek lebih buruknya adalah anak akan menjadi semakin sering berbohong.

Lebih baik lakukan pendekatan yang bersahabat. Untuk mengetahui kebohongan yang telah dibuat anak, cobalah cari fakta lengkap dari sahabat dan orang-orang terdekat anak. Pastikan juga Anda tidak memarahi sang anak atas kebohongannya. Demikian juga jika anak telah mengakui kebohongannya, jauhkanlah amarah dari Anda. Memarahinya hanya akan membuat anak akan kian takut untuk jujur.

Jika si anak terbiasa berbohong hal-hal yang bersifat fiktif, berikan pemahaman yang benar terkait kebohongannya. Berilah ia cerita yang mengandung pesan moral bahwa berbohong akan membuat orang-orang tak percaya. Misalnya saja, cerita tentang penggembala yang megarang kehadiran serigala.

Agar anak kian membiasakan perilaku jujur, berilah apresiasi kepada anak Anda agar terbiasa berperilaku jujur. Namun, hindari pemberian hadiah yang terlalu berlebihan agar anak bertindak jujur demi mendapat hadiah. Yang paling penting, berikan contoh kepada anak akan pentingnya bersifat jujur. Bagaimanapun, orang tua adalah contoh sempurna bagi anak-anak.

Jadi, sudah siapkah kita menjadi contoh untuk anak-anak kita?
 
 

 
 
 
 
Copyrights © 2017. HDI. All Rights Reserved