Home
 

 

Yang Baru di Kids 3 Artikel Kesehatan

Bookmark and Share

Mengajari Anak untuk Cegah Kekerasan Seksual

Banyak sekali berita tentang pelecehan seksual yang menimpa anak-anak. Untuk memagari mereka dari kejadian buruk tersebut, sebisa mungkin kita membekali anak dengan pengetahuan yang cukup.

Pelajaran mengenai pengetahuan tubuh pada seorang anak sangat penting untuk mencegah pelaku menjerat banyak korban. Pengetahuan anak-anak tentang bagian tubuh pribadi mereka akan membuat mereka lebih mengerti sehingga dapat melaporkan kepada orangtua atau pihak berwenang tatkala mengalami pelecehan.

Agar makin efektif, pembelajaran mengenai bagian tubuh pribadi pada anak-anak harus dilakukan simultan dan melibatkan semua pihak. Selain orangtua, pihak sekolah bisa dijadikan ujung tombak dalam mengedukasi anak-anak. Dengan melibatkan pihak sekolah, anak-anak akan lebih terbuka juga kepada sekolah saat mengalami kekerasan seksual atau melihat temannya mengalami hal yang sama.

Pembelajaran pada anak-anak mengenai anggota tubuh pribadi mampu meningkatkan pengetahuan anak-anak atas konsep kekerasan seksual serta kemampuan mereka dalam bereaksi serta merespon terhadap situasi yang penuh risiko.  Yang wajib diajarkan kepada anak sendiri adalah menyangkut keamanan anak, kepemilikan tubuh, bagian pribadi dari tubuh, membedakan jenis sentuhan dan tipe rahasia, serta kepada siap mereka perlu mengatakan.

Terkait dengan hal tersebut, orangtua sebaiknya mulai berbicara kepada anak-anaknya tentang kekerasan seksual di usia 3-4 tahun dengan bahasa yang sesuai dengan usianya. Pembicaraan ini dapat bisa diawali dengan pendidikan seksual dengan tujuan agar anak terlindung dari masalah seksual yang dapat berakibat buruk bagi dirinya. 

Anak juga dilatih untuk segera melapor kepada orang tuanya jika ada seseorang yang menyentuhnya dengan tidak nyaman. Mereka dapat dilatih untuk berteriak sekeras-kerasnya guna melindungi diri dari pelecehan ataupun kekerasan seksual.
 
 

 
 
 
 
Copyrights © 2017. HDI. All Rights Reserved